Arti Sahabat atau Sahabat Berarti ?

aW1hZ2VzL3Nma19waG90b3Mvc2ZrX3Bob3Rvc18xMzQzMzY4NDA5X0ZRZXBoZFpkLmpwZw==Dalam hidup ini, sahabat termasuk bagian terpenting. Sahabat adalah orang yang paling dekat dengan kita. Orang yang tahu keluh-kesah kita. Orang yang tahu senyam-senyum kita. Sahabat juga menentukan baik-tidaknya diri kita. Begitu banyak kalam bijak yang mengatakan hal itu. Seperti, “Berteman dengan penjual minyak wangi akan ikut wangi. Berteman dengan tukang pandi besi, akan terkena percikan api.”

Imam Ibnu Atha’illah al-Iskandar juga menulis dalam Syarh al-Hikam-nya, “Jangan pernah bersahabat dengan orang yang tingkahnya tidak memotivasimu dan orang yang perkataannya tidak membimbingmu pada Allah. Sebab, bisa jadi kau orang yang tidak baik, tapi karena berteman dengan orang yang lebih buruk darimu, kau menganggap dirimu orang baik.” Baca lebih lanjut

Iklan

Tetap Menulis walau tanpa Ide

tulisanDalam tulis-menulis, ide adalah hal pokok. Tanpa ide, kita tidak mungkin bisa menulis. Anehnya, ide bagaikan jalangkung. Datang tak diundang, pergi tak diantar. Saat kita jalan-jalan, tiba-tiba terbesit ide. Saat kita beraktivitas, muncullah ide. Dan, kalau tidak langsung ditulis, kadang pergi dan tak kembali. Di sisi lain, ide juga bagai kambing kacang. Leletnya minta ampun. Kita sudah siap di depan komputer. Tangan di atas keybord, tapi ide tak muncul-muncul. Kita paksa, tidak juga muncul.

Sering kan mengalami seperti di atas? Pasti sering. Apa lagi penulis pemula. Atau orang yang masih mau menjadi penulis. Sebenarnya, ide itu bukan tidak muncul. Ide itu berserakan di sekitar kita. Tapi, kita kurang peka. Kita hanya mencari ide yang besar. Padahal ide tidak harus muluk-muluk, tidak harus yang wah-wah. Yang sederhana tidak apa-apa. Ide yang sederhana bisa menjadi luar biasa. Ide yang sederhana kadang malah lebih bermenfaat untuk pembaca. Baca lebih lanjut