Meniru untuk Menjadi Diri Sendiri

tiru“Aku tidak memaksamu menjadi diriku, tapi aku memaksamu menjadi dirimu sendiri”

Pernah membaca kalimat di atas? Kalimat bijak di atas dikatakan oleh guru Shifu dalam film Kungfu Panda 3. Kalimat itu sebagai jawaban pada pendekar naga, Panda. Waktu itu, Guru Shifu meminta Panda untuk menjadi guru. Menggantikannya melatih kungfu. Akan tetapi, Panda tidak mau. Panda bilang pada Guru Shif, “Kau jangan memaksaku menjadi dirimu!”. Guru Shifupun membalasnya dengan kata-kata di atas.

Sejenak penulis merenung. Benarlah. Kita tidak boleh menjadi orang lain. Kita harus menjadi diri sendiri. Bertumpu pada kelebihan sendiri. Membanggakan milik kita sendiri. Pula, memahami kekurangan kita sendiri. Apa gunanya karya hebat, tapi karya orang lain? Apa gunanya kreativitas membanggakan, tapi milik orang lain? Sudah saatnya, kita bangga pada diri sendiri. Baca lebih lanjut

Iklan

Salat Berjema’ah Bikin Kaya

Keutamaan Shalat Berjamaah Di MasjidSebagaiamana yang kita ketahui, salat berjemaah lebih utama dari pada salat sendirian. Keutamaannya pun tidak tanggung-tanggung. Selisih 25 pahala. Dalam hadis lain selisih 27 pahala. Perselisihan yang begitu mencolok. Cara salatnya sama, hitungan rakaatnya sama, tapi karena salat berjemaah, pahalanya berlipat ganda.

Hebatnya lagi, salat berjemaah bisa bikin kaya. Benarkah? Benar. Dalam salat berjemaah orang-orang Islam berkumpul. Yang tidak kenal, menjadi kenal. Yang sudah kenal semakin kenal. Setelah itu, terjalinlah hubungan emosional antara para jemaah. Ketika hal itu tericipta, mereka akan saling mencintai dan mengasihi. Hal ini merupakan kebahagiaan hidup yang sejati. Baca lebih lanjut

Memulai

memulaibisnis0513Seringkali, ketika melihat orang baik, kita ingin menjadi baik seperti dia. Ketika melihat orang rajin, kita ingin rajin seperti dia. Ketika melihat orang sukses, kita ingin sukses seperti dia. Sering kali seperti itu. Akan tetapi, keinginan itu hanya keinginan saja. Kita sulit menjadi seperti orang yang kita lihat.

Yang perlu kita sadari, kehidupan ini adalah pilihan. Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya. Memilih ingin menjadi orang baik, ada konsekuensinya. Memilih menjadi orang jelekpun, ada konsekuensinya. Baca lebih lanjut

Mengkaji Hadis Tifatul: Bunuh LGBT !

gender symbols

مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ, فَاقْتُلُوا اَلْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ, وَمَنْ وَجَدْتُمُوهُ وَقَعَ عَلَى بَهِيمَةٍ, فَاقْتُلُوهُ وَاقْتُلُوا اَلْبَهِيمَةَ

“Siapa saja yang kalian dapati melakukan perbuatan Kaum Luth (homoseksual) maka bunuhlah pelaku dan pasangannya, dan siapa saja yang kalian dapati menyetubuhi hewan maka bunuhlah dia dan bunuhlah hewan itu.”

 

Belakangan, Hadis di atas menjadi perbincangan hangat. Hadis yang ditweetkan oleh @tifasembiring itu mendapat tanggapan serius dari pendukung LGBT. Bahkan mereka menganggap sebagai hate speech, komentar kebencian. Mungkin mereka kebakaran jenggot membaca hadis yang menyinggung soal hukum kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Baca lebih lanjut

Al-Qur’an Membantah Opini Kasus Kalijodo

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ…………….} [البقرة: 074399500_1455624070-20160216-kalijodo-GMS-1120

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (QS. Al-Baqrah [02]: 120)

Akhir-akhir ini media heboh dengan berita Kalijodo. Maklumlah, penutupan lokalisasi memang sesuatu yang jarang dilakukan pemerintah. Apalagi menurut berita yang beredar, Kalijodo adalah prustitusi tertua di Indonesia dan dilindungi oleh ribuan preman. Tidak ada yang berani mengusik Kalijodo. Kita turut bersyukur, pemerintah DKI Jakarta menutup rumah maksiat itu. Baca lebih lanjut