Ibadah Haji dan Kesalehan Sosial

 

The Hajj

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ  [آل عمران: 97

“…….. mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah[216]. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Al-Imron: 97)

Ulama fikih menjadikan ayat di atas sebagai landasan diwajibkannya haji. Namun, mereka berbeda pendapat kapan ibadah haji diwajibkan. Sebagian mengatakan, ibadah haji diwajibkan sebelum hijrahnya nabi ke Madinah. Sebagian yang lain mengatakan setelah hijrah. Akan tetapi, yang masyhur adalah pendapat yang mengatakan setelah hijrah. Baca lebih lanjut

Istri Disayangi bukan Diadili

downloadMenjalani mahligai rumah tangga memang tidak segampang membalikkan telapak tangan. Tidak segampang yang kita bayangkan. Meniti rumah tangga bagai mengarungi laut lepas. Berombak besar. Berangin kencang. Kapal terombang-ambing. Tak heran, jika kemudian dibumbui pertengkaran, adu mulut bahkan sampai “perkelahian”. Dalam perkelahian rumah tangga, dapat dipastikan yang menjadi pemenang adalah suami. Istri yang memang memiliki tubuh tidak seperkasa suami sering menjadi korban. Istri babak belur. Tubuhnya penuh dengan warna hitam legam. Baca lebih lanjut